Oleh: abuzahro | Agustus 20, 2008

ATAS NAMA CINTA

Seorang ayah atau suami demi cintanya kepada keluarga, sering kali memberikan barang yang disukai oleh keluarganya. Bisa juga pemberian itu karena sebagai bentuk hadiah di hari ulang tahunnya atau sebagai hadiah atas prestasinya. Atau mungkin karena memberi karena permintaan anaknya hanya sekedar demi agar tidak menangis atau tidak “ngambek.”

Namun seringkali pula seorang ayah atau seorang suami lupa bahwa pemberiannya itu justru akan mencelakakan atau menjerumuskan keluarganya. Betapa tidak barang yang diberikan kepada keluarganya telah membuat mereka semakin jauh melupakan Alloh, membuat keluarganya semakin mencintai harta benda dan tidak lagi ingat Alloh dan melalaikan sholat, juga melupakan Al Qur’an.

Akhirnya keluarganya terperosok ke dalam Neraka yang siksaan di dalamnya amat dahsyat. Para orang tua melupakan untuk mendidik anak-anaknya dengan mempelajari Al Qur’an secara sungguh-sungguh, demikian pula pendidikan keimanan (tauhid), sholat, dan akhlaq mulia. Bukankah di akhirat nanti Alloh akan menanyakan kepada seluruh hamba-Nya perihal tauhid, sholat atau ibadah dan akhlaq mulia? Apabila hamba-Nya lulus yaitu mentauhidkan Alloh dan bebas dari kesyirikan, rajin mendirikan sholat dan berakhlaq mulia, maka mereka akan dimasukkan ke dalam Surga-Nya yang penuh dengan segala kenikmatan.

Begitu pula dengan para pemimpin bangsa dan negara, mereka hanya memikirkan bagaimana caranya membangun negeri dengan pembangunan fisik semata. Mereka membangun gedung-gedung tinggi pencakar langit, membangun jalan-jalan yang bagus, dan menyediakan segala sarana untuk memakmurkan dan mensejahterakan rakyatnya secara fisik semata. Mereka lupa mendidik dan membangun rakyatnya agar mereka menjadi orang-orang beriman dan bertaqwa. Mereka lupa membangun segala sarana yang dapat membangun mental spiritual dan memerintahkan rakyatnya agar belajar agama dengan sungguh-sungguh serta memasukkan pelajaran agama yang memadai ke dalam kurikulum pendidikan nasional.

Mereka juga tidak membuat peraturan dan undang-undang yang memerintahkan rakyatnya untuk mempelajari Qur’an dan Sunnah Rosul-Nya serta memerintahkan ibadah kepada rakyatnya serta memberinya sangsi dan hukuman kepada rakyatnya yang membangkang atas perintahnya dan pelanggaran undang-undangnya ini. Semua itu katanya atas nama cinta.

Ingatlah sabda Nabi SAW: Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap kamu akan dimintai pertanggung jawaban terhadap orang-orang yang dipimpinnya…” HR. Bukhori - Muslim.

Ingat firman Alloh SWT:

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” QS. 7:96

Dunia adalah tempat untuk beribadah kepada Alloh SWT. Dunia adalah kesenangan sementara dan sering menipu. Sedangkan akhirat itulah kehidupan yang sesungguhnya, jika kita mengetahui. Alloh SWT berfirman:

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” QS. 6:32

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari qiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” QS. 3:185

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.” QS. 29:64

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi (beribadah) kepada-Ku.” QS. 51:56

Sungguh surga itu tempat segala kenikmatan yang tiada bandingnya yang disiapkan Alloh bagi orang-orang yang bertaqwa yaitu mereka yang mengabdi kepada Alloh SWT dan menjauhi perbuatan syirik. Di dalamnya ada sungai susu, sungai madu, sungai arak dan sungai air jernih. di surga disediakan buah-buahan yang segar, manis dan wangi. Istananya berdinding emas. Pakaiannya terbuat dari sutera bertatahkan intan berlian. Di surga juga disediakan bidadari yang cantik, wangi dan tetap perawan untuk selamanya. Dan segala kenikmatan lainnya.

Alloh SWt berfirman:

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa.” QS. 3:133

“Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan beramal sholeh, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rizqi buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan : “Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.” Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada isteri-isteri yang suci dan mereka kekal di dalamnya (kenikmatan di syurga itu adalah kenikmatan yang serba lengkap, baik jasmani maupun rohani).” QS. 2:25

“(Apakah) perumpamaan (penghuni) jannah (surga) yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertaqwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada beubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak beubah rasanya, sungai-sungai dari khomar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Robb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam (neraka) Jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?” QS. 47:15

Sedangkan Neraka itu berisi api dan siksaan yang mengerikan yang disediakan bagi orang-orang musyrik yang mencintai dunia melebihi dari cintanya kepada Alloh. Mereka mengabdi kepada benda tetapi tidak mengabdi kepada Alloh. Demi meraih suatu benda mereka rela berbuat apapun. Tapi perintah Alloh mereka tinggalkan dengan begitu entengnya. Maka kelak mereka akan meyesal untuk selamanya.

Alloh SWT berfirman:

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain (baru), supaya mereka merasakan azab (yang pedih). Sesungguhnya Alloh Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” QS. 4:56

Alloh berfirman: “Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap suatu umat masuk (ke dalam neraka), dia mengutuk kawannya (yang menyesatkannya); sehingga apabila mereka masuk semuanya berkatalah orang-orang yang masuk kemudian (para pengikut) di antara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu (para pemimpin): “Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka”. Alloh berfirman: “Masing-masing mendapat (siksaan) yang berlipat ganda, akan tetapi kamu tidak mengetahui”. QS. 7:38

“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Alloh), dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Alloh), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Alloh). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.” QS. 7:179


Beri tanggapan

Your response:

Kategori