Oleh: abuzahro | Agustus 6, 2008

Rencana Pembangunan Pesantren

06 Agustus 2008, Abu Zahro

Assalaamu ‘alaikum warohmatulloohi wabarokaatuh

Saudaraku seiman yang budiman,

Kami memberikan kesempatan dan peluang bagi antum sekalian yang ingin berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khoirot) dalam rangka mencari ridho Alloh dan surga-Nya yaitu untuk mewakafkan (menginfakkan) sebagian harta antum untuk membangun tempat ibadah (masjid/musholla) dan pendidikan islam serta asrama yatim piatu di atas lahan (tanah) wakaf yang telah kami terima dengan total luasnya 12.400 M2 di tiga lokasi.

Pertama di Jl. Dumeling, RT. 003/014, Kp. Tangkil, Kel. Baranangsiang, Kec. Bogor Timur, Kab. Bogor, Jawa Barat seluas lk 500 M2. Wakaf dari Almh. Ibu Hj. Fatimah. Sertifikat wakaf sudah jadi.

Kedua di Jl. NK, Blok Gedeng Gintung, RT. 008/02, Kp. Situpotong, Ds. Sukaraja, Kec. Malingping, Kab. Lebak, Banten seluas 11.200 M2. Wakaf dari Ibu Nursiah, sertifikat wakaf dalam proses.

Ketiga di RT. 002/012, Desa Bojong Gede, Kec. Bojong Gede, Kab. Bogor, Jawa Barat 16320, seluas 700 M2. Wakaf dari Bpk. H. Adnan, sertifikat wakaf dalam proses.

Bagi antum yang ingin menginvestasikan dananya untuk di tabung di surga akan kami bangunkan di atas lahan tersebut sarana dimaksud. Silakan transfer ke Bank Muamalat Rek. No. 304.00148.15 atau ke BCA Rek. No. 756.001515.6

Jika antum ingin wakaf dalam bentuk barang seperti Kitab Suci Al Qur’an, peralatan sekolah, peralatan kantor, bahan bangunan, alat-alat elektronik, alat transportasi, dll harap hubungi kami di no 081316004549, 08128065109, 02150188195, 02194758868, insya Alloh setelah kami terima telepon atau SMS segera kami menjemput ke lokasi.

Insya Alloh harta yang antum wakafkan ini akan menjadi kendaraan bagi antum untuk memasuki surga Alloh SWT. Dan mohon do’anya juga agar kami dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya sesuai syari’at yang digariskan Alloh SWT dan Rosul-Nya, aamiin.

Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Alloh, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena Sesungguhnya Alloh menyukai orang-orang yang berbuat baik. QS. 2:195
Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan [dari sifat kikir] dan mensucikan [menyuburkan sifat baik] mereka dan berdo’alah untuk mereka. Sesungguhnya do’a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. dan Alloh Maha mendengar lagi Maha mengetahui. QS. 9:103
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Alloh [untuk menegakkan agama Islam] adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus biji. Alloh melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Alloh Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui. QS. 2:261
Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian [orang miskin yang tidak meminta-minta]. QS. 51:19
Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Alloh berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Alloh-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Alloh mengetahui apa yang kamu kerjakan. QS. 3:180
Kecelakaanlah bagi Setiap pengumpat lagi pencela, Yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung [yaitu tidak mau berkurang karena kikirnya], Dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya, Sekali-kali tidak! Sesungguhnya Dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam (Neraka) Huthomah. QS. 104: 1-4
Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Alloh-lah yang memberi petunjuk (memberi taufiq) siapa yang dikehendaki-Nya. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Alloh), Maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Alloh. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikitpun tidak akan dianiaya (dirugikan). (Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Alloh; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang Kaya karena memelihara diri dari minta-minta. kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Alloh), Maka Sesungguhnya Alloh Maha Mengatahui (DIA mencatatnya dan membalasnya dengan balasan yang berlipat ganda, dunia maupun akhiratnya). QS. 2:272-273.
Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan. QS. 18:46
Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Alloh) sebagian dari rezki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa’at [pertolongan]. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zholim. QS. 2:254
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Alloh dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Alloh; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan. QS. 9:20
Dan orang-orang yang di atas A’rof memanggil beberapa orang (pemuka-pemuka orang kafir) yang mereka mengenalnya dengan tanda-tandanya dengan mengatakan: “Harta yang kamu kumpulkan dan apa yang selalu kamu sombongkan itu, tidaklah memberi manfaat kepadamu.” QS. 7:48
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, Yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Alloh-lah tempat kembali yang baik (surga). QS: 3:14
Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Alloh (untuk mengembangkan da’wah dan membela agama Islam) dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Alloh, dan Alloh Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana [Maha tahu dan benar dalam menetapkan dan membuat aturan yang benar dan bijaksana karena aturannya akan membuat maslahat bagi semuanya]. QS. 9:60
Bermegah-megahan (dengan berbangga banyak harta, anak, pangkat, popularitas) telah melalaikan kamu [dari ketaatan kepada Alloh], Sampai kamu masuk ke dalam kubur (baru tersadar dan menyesal). Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), Dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, Niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, Dan Sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin[melihat dengan mata kepala sendiri]. Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu). QS. 102:1-8
Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak (harta kekyaan) dan tidak menafkahkannya pada jalan Alloh (pelit tidak mau berzakat, berinfaq, bershodaqoh, berwakaf dan berhibah), Maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, Pada hari dipanaskan emas perak (kekayaan) itu dalam neraka Jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri (kikir), Maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.” QS. 9:34-35
Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Alloh dan Rosul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Alloh. Mereka itulah orang-orang yang benar. QS. 49:15
Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan Maka Sesungguhnya Alloh mengetahuinya. QS. 3:92
Harta benda dan anak-anak mereka tiada berguna sedikitpun (untuk menolong) mereka (orang-orang kafir dan orang-orang yang kikir) dari azab Alloh. Mereka itulah penghuni neraka, dan mereka kekal di dalamnya. QS. 58:17
Sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergolak, Yang mengelupaskan kulit kepala, Yang memanggil orang yang membelakangi dan yang berpaling (dari agama), Serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya [kikir]. QS. 70:16-18
Ketahuilah, bahwa Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Alloh serta keridhoan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. QS. 57:20
Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertaqwa itu lebih mulia daripada mereka di hari qiamat (karena amal saleh dan ketaatan mereka kepada Alloh). Dan Alloh memberi rezki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas. QS. 2:212

Beri tanggapan

Your response:

Kategori