Wahai saudaraku seiman, jika memang anda mengaku beragama Islam, maka patuhilah Alloh dan Rosul-Nya. Janganlah hanya karena demi memperoleh uang dan popularitas yang hanya akan anda nikmati sementara, namun pada anda akan menyesal untuk selamanya di akhirat kelak. Apakah anda akan hidup selamanya di dunia ini untuk menikmati hasil keringatmu, yaitu uang dan popularitas? Ingat, seberapapun uang yang anda dapatkan, tak akan pernah anda puas dan cukup! Ingatlah seberapapun populernya anda, kelak nama anda akan jatuh juga, semua ada masanya! Ingat seberapapun cantiknya wajah anda, seberapapun mulusnya tubuh anda, maka kelak anda akan tua dan keriput, kemudian orang-orang yang dahulu memuja-muja anda satu demi satu akan meninggalkan anda.
Jika anda mau, mengapa anda tidak mau menempuh berbisnis dengan jalan yang halal, atau menyanyi dengan lagu-lagu yang mengingatkan manusia kepada Alloh, atau membuat film-film yang mendidik, dan berpakaianlah dengan pakaian yang sopan. Apa anda mengira Alloh tidak aka memberi rizqi bagi mereka yang menutup auratnya? Ataukah anda pikir bahwa rizqi itu adalah buatan anda, keringat anda, bukan pemberian Alloh? Apa anda tidak membaca bagaimana nasib orang-orang yang dahulu jauh lebih besar dan lebih sukses dari anda, tapi akibat menentang Alloh pada akhirnya mereka dibinasakan Alloh dengan adzab yang pedih? Tidakkah anda membaca kisah Fir’aun, kisah Qorun, kisah Namrudz, kisah Abrahah, dll?
Mengapa ketika anda dicekal oleh pejabat negara atau penyanyi senior yang paham agama atau dinasehati ‘ulama yang sholeh kok anda justru mengganggap mereka orang yang usil, iri, menghalangi kreativitas, menghalangi hak asasi manusia, membatasi keindahan seni dan menghalangi mata pencaharian? Bahkan anda justru menuntut keadilan para penguasa? Anda tidak bersyukur dan segera sadar, bertobat dan menyesali atas keburukan perilaku anda, tapi anda justru menyalahkan orang-orang yang hakikinya sayang kepada anda demi menyelamatkan anda dari adzab Alloh.
Tidak takutkah anda dengan adzab Alloh yang begitu pedih? Bacalah keterangan-keterangan di bawah ini yang pernah disampaikan Rosul-Nya SAW, ambillah pelajaran darinya, segeralah bertobat kepada-Nya. Sesungguhnya Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang jika anda benar-benar mau bertobat. Kemudian DIA akan memberikan anda jalan keluar yang lebih baik. Kembalilah ke jalan-Nya yang lurus. Sesungguhnya jalan untuk memperoleh rizqi yang halal itu masih luas, mengapa anda menempuh jalan yang diharamkan Alloh?
Inilah keterangan-keterangan dari Alloh dan Rosul-Nya, jika anda mengaku beriman kepada Alloh dan Rosul-Nya maka perhatikanlah firman Alloh dan sabda Rosul-Nya kemudian laksanakanlah dengan penuh ketaatan dan keikhlasan.
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Alloh) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Alloh), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Alloh). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. QS. 7:179.
Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya (yaitu berbuat bukan mentaati perintah Alloh, melainkan menuruti kehendak nafsu dirinya). Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara (penolong) atasnya? Atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu). QS. 25: 43-44.
Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari Qiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat). (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Alloh itu sangat kerasnya. QS. 22: 1-2.
Bermegah-megahan (bangga dengan dunia, harta, tahta, wanita, kecantikan, anak-anak, popularitas) telah melalaikan kamu (dari ketaatan kepada Alloh), sampai kamu masuk ke dalam kubur (barulah kamu menyesal). Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin (melihat sendiri dengan matamu), niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin (melihat dengan matamu sendiri). Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu). QS. 102: 1-8
Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela, yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung (pelit karena takut miskin), dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya (hidup didunia), sekali-kali tidak! Sesungguhnya Dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam neraka Huthomah. Dan tahukah kamu apa Huthomah itu? (yaitu) api (yang disediakan) Alloh yang dinyalakan, yang (membakar) sampai ke hati. Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka, (sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang. QS. 104: 1-9.
Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertaqwa itu lebih mulia daripada mereka di hari qiamat (karena amal saleh dan ketaatan mereka kepada Alloh). Dan Alloh memberi rezki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas. QS. 2:212
Satu riwayat menyebutkan bahwa siksaan yang paling ringan di neraka itu seseorang memakai sendal jepit dari api neraka kemudian seluruh tubuhnya bahkan otaknya mendidih hingga 40.000 tahun.
… wanita yang berpakaian tetapi telanjang (karena masih menampakkan auratnya juga ketat hingga memperlihatkan lekuk-lekuk tubuhnya, memamerkan buah dadanya, kemulusan pahanya, dll), lenggang-lenggok waktu berjalan mengayun-ayunkan bahu (seperti model di cutwalk dan para penari dan penyanyi), kepala mereka bagaikan bonggol yang miring (model rambutnya seperti punuk onta). Wanita semacam ini tidak akan masuk surga, bahkan tidak akan dapat mencium bau harumnya. Sungguh bau harum surga itu sudah tercium dari jarak perjalanan yang sangat jauh (dalam satu riwayat harumnya surga itu dapat tercium dari jarak 500 tahun perjalanan). HR. Muslim.
Kecuali orang-orang yang taubat dan mengadakan perbaikan dan berpegang teguh pada (agama) Alloh dan tulus ikhlas (mengerjakan) agama mereka karena Alloh. Maka mereka itu adalah bersama-sama orang yang beriman dan kelak Alloh akan memberikan kepada orang-orang yang beriman pahala yang besar. QS. 4:146.
Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Alloh, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Alloh? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai (yang jernih dan berair susu dan madu), sedang mereka kekal di dalamnya; itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal. QS. 3:135-136.